Bagaimana mengembangkan empati: 5 latihan praktis yang akan mengajarkan Anda untuk menemukan bahasa yang sama dengan orang lain
Empati penting tidak hanya dalam hubungan pribadi, tetapi secara umum dengan siapa pun. Mengapa? Semuanya sangat sederhana. Ini membantu kita untuk memahami motif orang lain, menemukan teman dan menciptakan keluarga yang kuat.

Beberapa orang berpikir bahwa jika tidak ada empati, maka tidak akan muncul. Ini tidak benar! Itu bisa dikembangkan. Ini akan membawa Anda beberapa waktu, tapi it's worth it!
dengarkan dalam-dalam
Kemampuan mendengarkan sangat berharga, karena sekarang orang hanya berpura-pura berkomunikasi, tetapi sebenarnya mereka sedang dalam pikiran atau menatap smartphone.
Saat berbicara dengan seseorang, penting untuk tidak hanya berpura-pura bahwa Anda mendengarkannya, tetapi juga untuk benar-benar mendengarkan dan mengingat detailnya. Saat Anda mendengarkan, tidak ada yang harus mengalihkan perhatian Anda, bahkan pikiran Anda sendiri.
Bantu orang lain
Apakah menurut Anda altruis memberikan diri mereka sepenuhnya dan tidak menerima imbalan apa pun? Mereka tidak gila sama sekali, tetapi juga tetap menang. Dengan membantu orang lain, kita membantu diri kita sendiri.
Belajarlah untuk berpikir tentang orang lain, tentang apa yang tidak dapat Anda ambil dari orang lain, tetapi apa yang harus diberikan / bagaimana membantu. Tidak selalu perlu menjadi egois - terkadang penting untuk memikirkan orang lain. Jangan pernah mengkritik atau menarik kesimpulan negatif - Anda tidak melihat gambaran keseluruhannya.
bepergian
Sama sekali tidak perlu pergi ke negara yang jauh, Anda dapat melakukan perjalanan bahkan di dalam kota Anda sendiri! Misalnya, mengunjungi restoran baru atau berjalan-jalan di jalan yang tidak dikenal.
Dari waktu ke waktu diinginkan untuk berkomunikasi dengan orang-orang dari budaya yang berbeda untuk mengalami orang yang berbeda pada tingkat yang baru.
Lakukan pekerjaan amal
Anda dapat menjadi sukarelawan dari beberapa organisasi amal atau datang ke panti asuhan untuk berbicara.
Ini adalah aksioma - semakin banyak cahaya dan kebaikan yang Anda berikan kepada dunia, semakin banyak yang Anda terima. Tapi ini seharusnya tidak menjadi tujuan ketika melakukan perbuatan baik.
membaca buku-buku
Tidak ada yang mengembangkan empati lebih baik daripada membaca fiksi. Saat membaca, seseorang membayangkan dirinya di tempat protagonis.
Dengan cara ini, dia bisa membayangkan situasi yang berbeda, merasakan apa yang karakter rasakan. Ini membantu membangkitkan perasaan yang tidak aktif.